9+ Jenis Ikan Nila, Cara Budidaya Lengkap, & Bahaya Memakan Ikan Nila

Anda sedang mencari informasi mengenai ikan nila sebagai bahan referensi budidaya ikan? Jangan khawatir, berikut ini akan kami berikan penjelasan lengkap seputar ikan nila. Berbicara mengenai jenis ikan yang ada di Indonesia sudah tidak bisa dipungkiri lagi jika sangat beragam. Ada yang hidup laut dan ada pula yang hidup di air tawar.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan penjelan lengkap mengenai salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar yaitu ikan nila. Jadi bagi anda yang penasaran dengan ikan ini, simak baik-baik penjelasannya dibawah ini.

Pegertian Ikan Nila

Jenis ikan nila
Ikan Nila

Seperti yang sudah kami singgung datas, jika ikan nila merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di air tawar. Banyak orang yang memanfaatkan ikan ini, karena memang ikan nila memiliki banyak nilai konsumsi yang sangat tinggi.

Ikan nila sendiri memiliki bentuk tubuh yag memanjang, pipih ke samping dengan warna putih kehitaman serta warna kemerahan. Pada mulanya ikan nila berasal dari sungai Nil, namun saat ini sudah tersebar ke berbagai Negara yang memiliki iklim tropis dan subtropics.

10 jenis ikan nila lengkap dengan warnanya

Ada banyak sekali jenis ikan nila yang bisa anda budidayakan, namun pada artikel ini kami sudah merangkum 10 jenis ikan nila lengkap dengan warnanya. Untuk itu simak baik-baik penjelasannya.

1. Ikan Nila BEST

Jenis ikan nila
Ikan Nila Best

Ini merupakan salah satu jenis ikan nila yang paling unggul untuk dibudidayakan, ikan nila BEST atau bogor Enhanced Strain Tilapus ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Dimana jenis ini mampu untuk menyesuaikan diri di lingkungan baru agar tidak mudah terkena penyakit.

Selain itu ikan ini juga memiliki daya tahan tubuh yang tinggi terhadap pergantian cuaca. Ikan yang mayoritas berwarna hitam ini sangat cocok untuk anda budidayakan.

2. Ikan nila GIFT

Jenis ikan nila
Ikan Nila Gift

Ikan satu ini juga menjadi jenis ikan yang paling banyak digemari oleh petani ikan nila. Ikan nila GIFT atau Genetic Improvement of Farmed Tilapias ini pada dasarnya sama dengan jenis BEST, yaitu sama-sama memiliki daya tahan tubuh yang tinggi.

Namun yang membuat ikan ini berbeda yaitu ikan ini terbilang lebih cepat dalam perkembangannya, bahkan ketika sudah bertelur ikan ini mampu menghasilkan 2000 sampai dengan 3000 butir telur.

3. Ikan nila JICA

Jenis ikan nila
Ikan Nila Jica

Ikan nila unggulan selanjutnya yaitu JICA atau Japan For International Cooperation Agency, bahkan ikan nila satu ini dalam perkembangannnya lebih cepat besar jika dibandingkan dengan jenis ikan nila sebelumnya. Tentunya kita bisa membayangkan betapa besar nilai bisnis yang bisa didapatkan dari budidaya ikan ini.

Selain cepat berkembang, pakan yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak. Hal ini sangat membantu sekali dalam memanajemen pengeluaran.

4. Ikan nila Citralada

Jenis ikan nila
Ikan Nila Citralada

Ikan nila yang memiliki warna merah ini disekujur tubuhnya, seringkali disamakan dengan ikan nila merah, padahal kalau anda ketahui kedua jenis ikan nila ini berbeda, terutama pada ikan nila Citralada memiliki garis yang lebih jelas dan sirip yang sedikit lebih panjang.

Selain itu jika anda benar-benar mengamatinya, maka ikan nila Citralada memiliki warna yang lebih terang dibandingkan dengan ikan nila merah biasa.

5. Ikan nila gesit

Jenis ikan nila
Ikan Nila Gesit

Rekomendasi budidaya ikan nila selanjutnya yaitu ikan nila gesit, dimana jenis ini menjadi salah satu ikan nila yang paling banyak di budidayakan oleh petani ikan nila. Karena memang jenis ini budidaya ikan ini hampir tidak menemui kegagalan, walaupun dalam hal ini bobot ikan nila gesit hanya 500 sampai dengan 600 gram.

Namun kelebihan dari ikan nila jenis ini yaitu bisa menghasilkan benih dan tumbuh dengan cepat, selain itu presentasi keuturunan ikan jantan sangatlah tinggi.

6. Ikan Nila Hitam 69

Jenis ikan nila
Ikan Nila Hitam 69

Seperti namanya jenis ikan nila ini memiliki warna hitam hampir di seluruh tubuhnya. Ikan ini merupakan salah satu jenis ikan nila local, sehingga banyak dijumpai di Indonesia.

Selain itu untuk mengembangkan ikan ini juga tidaklah sulit, karena ikan ini cocok untuk dikembangan dengan air kolam. Untuk pakannya sendiri petani ikan tidak perlu susah-susah, karena ikan ini bisa tumbuh hanya dengan memakan lumut saja.

Artikel Terkait: √ Ikan Louhan Terlengkap Jenis-jenis, Gambar, Makanan Terbaik, Ternak

7. Ikan Nila Nifi

Jenis ikan nila
Ikan Nila Nifi

Ada banyak sekali jenis ikan nila yang memiliki warna merah, salah satunya yaitu ikan nila Nifi. Pada dasarnya ikan ini memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan ikan nila Citralada yaitu dengan sirip yang panjang dan garis yang lebih jelas.

Namun satu hal yang membedakan ikan nila Nifi dengan ikan nila Citralada yaitu ikan nila Nifi lebih banyak di dominiasi oleh ikan nila dengan kelamin jantan.

8. Ikan Nila Srikandi

Jenis ikan nila
Ikan Nila srikandi

Bagi anda yang tinggal di daerah pesisir, dan bingung ingin membudidayakan ikan apa? Maka ikan nila jenis ini sangat cocok sekali sebagai solusi terbaiknya. Dimana ikan ini mampu hidup dalam air payau dengan kadar garam kurang dari 30 ppt.

Selain itu ikan ini juga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat, Dimana dalam kurun waktu 4 bulan saja ikan ini sudah memiliki bobot sebesar 250 gram.

9. Ikan Nila Nirwana

Jenis ikan nila
Ikan Nila Nirwana

Jenis ikan nila unggulan selanjutnya yaitu ikan nila nirwana, dimana ikan ini menjadi salah satu ikan nila favorit untuk dijadikan sebagai budidaya ikan. Bagaimana tidak dalam kurun waktu 4 bulan saja ikan ini sudah memiliki bobot sebesar 1 Kg.

Selain itu ikan nila nirwana juga memiliki tekstur daging yang sangat tebal, sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai santapan.

10. Ikan Nila Larasati

Jenis ikan nila
Ikan Nila Larasati

Ikan nila satu ini juga tidak kalah dengan ikan nila nirwana, dimana ikan ini memiliki bobot sebesar 900 gram. Selain itu ikan nila larasati juga memiliki tekstur tubuh yang tebal. Keunggulan dari ikan ini yaitu mampu bertahan hidup di lingkungan apapun, karena memang ikan ini kebal akan bakteri dan penyakit.

Selain itu ikan ini memiliki presentasi hidup yang tingi, karena bisa dikembang biakkan di berbagai jenis kolam.

Perbedaan Ikan Nila Dengan Ikan Mujair

Perbedaan Ikan Nila dan Mujair
Perbedaan Ikan Nila dan Mujair

Mungkin masih banyak orang yang masih bingung untuk membedakan anatara ikan nila dengan ikan mujair, nah agar anda tidak salah lagi simak beberapa cara membedakan ikan nila dengan ikan mujair berikut ini.

Ukuran Tubuh

Ikan nila memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan ikan mujair.

Sirip Punggung

Ikan nila memiliki sirip yang lebih panjang dengan tulang sirip yang terlihat sagat jelas dan tajam, sedangkan ikan mujair memiliki sirip lebih pendek dan pada bagian ujungnya memiliki warna kemerahan.

Bentuk Tubuh

Ikan nila memiliki bentuk tubuh yang lebih lebar dan bulat, sedangkan ikan mujair memiliki bentuk tubuh yang memanjang.

Mata

Ikan nila memiliki mata yang lebih besar dibandingkan dengan ikan mujair.

Ekor

Ikan ini memiliki garis-garis yang memotong tulang eor, sedangkan pada ikan mujair tidak terdapat garis-garis.

Cara Membedakan Ikan Nila Jantan Dan Betina

Membedakan Jantan dan Betina Ikan Nila
Jantan dan Betina Ikan Nila

Ada banyak sekali cara membedakan ikan nila jantan dan betina yang bisa anda terapkan, simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Bentuk Kelamin

Cara membedakan ikan nila jantan dan betina yang pertama yaitu bisa dilihat dari bentuk kelaminnya. Dimana ini merupakan cara termudah dan terpraktis dalam membedakan ikan nila jantan dan betina. Pada umumnya ikan nila jantan memiliki bentuk yang menonjol dan runcing, sedangkan yang betina memiliki bentuk bulat.

Warna Tubuh

Perbedaan selanjutnya yaitu bisa dilihat dari warna tubuhnya, dimana ikan nila jantan biasanya memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan dengan ikan nila betina. Terlebih ketika sedang matang gonad, perbedaan ini bisa terlihat dengan sangat jelas.

Perut Ikan Nila

Cara seanjtnya untuk membedakan ikan nila jantan dan betina yaitu dari ukuran perutnya. Dimana ikan nila betina memiliki ukuran perut yang lebih besar dibandingkan dengan ikan nila jantan. Namun untuk melihat hal ini harus dilihat ketika nila sudah dewasa.

Artikel Terkait: 29+ Manfaat Ikan Sapu-sapu yang Harus Kamu Ketahui!

Cara Membudidayakan Ikan Nila

Budidaya Ikan Nila
Budidaya Ikan Nila

Bagi anda yang berminat untuk budidaya ikan nila, sebaiknya anda simak beberapa cara yang akan kami sampaikan berikut ini.

Pilih Benih Nila Yang Baik

Ini merupakan factor penting yang harus anda perhatikan ketika ingin membudidayakan ikan nila. Benih yang berkualitas akan sangat menguntungkan. Selain itu sebaiknya anda memilih benih ikan nila jantan, karena ikan nila jantan lebih cepat dalam berkembang.

Siapkan Kolam Budidaya Secara Lengkap

Dalam membudidayakan ikan nila, kolam budidaya sangat berpengaruh terhadap perkembangan dari ikan nila itu sendiri. Biasanya yang sering digunakan untuk membudidayakan ikan nila adalah kolam tanah.

Selain itu anda perlu memperhatikan beberapa langkah pengelolaan kolam tanah seperti, pengeringan, pembajakan tanah, keasaman tanah, pemupukan, sampai dengan mengisi air kolam.

Penebaran Benih Dan Pemeliharaan Budidaya Ikan Nila

Langkah selanjutnya yaitu menebarkan benih nila, biasanya untuk per meter persegi akan dimuat sebanyak 15 sampai dengan 20 ekor nila dengan kedalaman 60 sampai dengan 75 cm.

Nah setelah anda selesai menebarkan benih, maka pemeliharan sangat dibutuhkan sekali baik dari segi memberikan pakan dan juga pengendalian dari hama dan penyakit.

Masa Panen Ikan Nila

Untuk masa panen sendiri sangatlah beragam disesuaikan dengan kebutuhan pasar, namun pada umumnya nila yang sudah siap dipanen ketika sudah memiliki berat 300 sampai dengan 500 gram. Dan untuk masanya sendiri biasanya memakan waktu antara 4 bulan sampai dengan 6 bulan.

Ukuran Kolam Ikan Nila Untuk Ternak

Ukuran Kolam Ikan Nila
Kolam Ikan Nila

Seperti yang sudah kami singgung diatas, jika ukuran yang baik dalam membudidayakan ikan nila yaitu 15 sampai dengan 20 ekor dalam per meter perseginya. Selain itu kedalaman air yang ideal yaitu 60 sampai dengan 75 cm, dengan ukuran kolam seperti ini akan sangat membantu sekali dalam perkembangan ikan nila.

Bahaya Memakan Ikan Nila

Bahaya Memakan Ikan Nila
Bahaya Memakan Ikan Nila

Bagi anda penggemar ikan nila, sebaiknya anda mengetahui beberapa bahaya memakan ikan nila.  Berikut ini beberapa bahaya memakan ikan nila:

Memicu Radang Dan Asma

Ikan nila mengandung omega 6 dan 3, walaupun kandungan tersebut baik untuk tubuh. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan akan memicu terjadinya penyakit radang dan asma.

Meningkatkan Resiko Kanker

Banyak laporan yang mengatakan bahwa peternak ikan nila di China memberikan makan dari kotoran binatang seperti ayam, bebek sampai dengan babi. Tentunya hal ini sangat tidak baik untuk dikonsumsi karena bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker.

Mengandung Pestisida Dan Bahan Kimia

Biasanya dalam budidaya ikan nila yang penuh sesak, banyak peternak ikan yang memberikan obat antibiotic untuk mencegah terjadinya penyakit. Namun hal tersebut akan berbahaya jika dikonsumsi, karena memang bahan-bahan kimia sangat tidak menyehatkan untuk tubuh.

Omega 3 Yang Rendah

Seperti yang sudah disebutkan diatas, jika kandungan omega didalam ikan nila sangat didominasi oleh omega 6. Namun perlu dingat bahwa omega 6 harus di imbangi dengan omega 3, jika tidak hal tersebut bisa menjadi penyakit.

Memiliki Tingkat Dioksin Yang Tinggi

Kandungan dioksin merupakan salah satu zat beracun yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh. Dan didalam ikan nila sendiri memiliki tingkat dioksin yang tinggi, tentunya hal ini bisa menyebabkan kanker bagi yang mengonsumsi ikan nila secara berlebihan.

Demikian pembahasan lengkap seputar ikan nila, mulai dari jenis-jenis ikan nila sampai dengan bahaya memakan ikan nila sudah kami sampaikan semuanya dalam pembahasan diatas. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk anda.

Leave a Comment