13+ Motif Batik Indonesia Penjelasan, Bahannya, & Pembuatanya!

Siapa sih yang ga tau batik, ya pasti kamu yang dengar kata batik langsung tau juga bahwa batik itu berasal dari negara kita yaitu Indonesia. Memang Benar jika ditelusuri batik itu asalnya dari Indonesia, dari sekian banyak motif batik itu sendiri, dan dari berbagai daerah juga setiap tempat memiliki motif batik yang berbeda.

Karena Dipada tanggal 2 Oktober 2009 tepatnya, UNESCO menetapkan bahwa batik adalah sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi, keren banget kan!

Dan pada saat itu juga seperti yang kalian tahu, bahwa tanggal 2 Oktober adalah hari batik national. Setiap tahunya banyak bangsa dimana-mana yang merayakannya.

Kata Batik sendiri itu adalah berasal dari Bahasa Jawa, amba yang artinya menulis dan menitik yang berarti titik.

Karena memang pembuatan motif batik diawali dengan pola yang berupa titik-titik. Walaupun diawali dengan pola yang sama, dengan zaman yang semakin kekinian variasi dari motif batik di Indonesia ini semakin sangat beragam.

Waktu dulu batik selalu dengan memiliki kesan yang sangat kuno, tapi untuk sekarang batik tidak seperti itu lagi, karena sekarang sudah memiliki kesan yang modern.

Dan karena itu juga masyarakat dan para pengerajin semakin hebat dalam memadukan bahan dan motifnya supaya terlihat lebih elegan dan berkelas.

Untuk kamu yang pecinta batik, juga pemakai, dan ingin tahu tentang bahan, jenis, dan motif batik itu sendiri sangat tepatlah kamu berada di artikel ini. Karena disini kita akan membahas tentang batik dengan bahasan terlengkap, batik istimewa banyak sekali di Indonesia.

Yuk langsung baca ulasan terlengkap tentang batik di bawah ini, semoga ini akan menambah wawasan anda tentang batik ya.

BERBAGAI BAHAN KAIN YANG DIGUNAKAN SAAT MEMBUAT BATIK

Bahan Batik
Ulat Sutra

Ada 4 jenis bahan kain yang paling sering kerap digunakan untuk bahan dasar batik, yaitu :

KAIN MORI

Kain mori adalah kain yang paling sering digunakan untuk dijadikan bahan untuk batik. Warnanya yang putih menjadikan kain mori ini paling gampang untuk divariasikan dengan motif-motif batik yang berbeda.

Sebenarnya ada 2 jenis kain mori yang dijual dipasaran Indonesia, yakni kain yang belum diputihkan dan 1 lagi yang sudah melalui bleaching atau diputihkan.

Harganya juga berbeda-beda tergantung dengan kerapatan kainya, tekstur kainya, ukurannya, dan kulitas tenun benang yang dipakai.

KAIN KAPAS GREY

Bahan Pembuatan Batik
Kain kapas Grey

Kain kapas grey ini adalah kain yang berasal dari bahan alami dan kain ini sengaja tidak memlalui proses pemutihan, maka jangan heran dengan warna kain ini jika tidak seputih kain lain karena memang tidak dilakukan pemutihan, jadi sedikit lebih gelap.

Jenis kain kapas sendiri memiliki 3 jenis yang biasanya beredar di pasaran. Yang pertama adalah kain belacu dari pabrik, kedua kain tenun ATBM dengan tenun modern, dan terakhir adalah gedhok yang berasal dari alat tenun tradisional.

KAIN KAPAS

Bahan Pembuatan Batik
Kain Kapas Putih

Kain kapas banyak sekali kain ini digunakan pada industry pakaian. Hasil olahannya pun kalian pasti sudah tau yaitu adalah katun, yang memang sering juga digunakan untuk pembuatan baju kaos.

Kain ini digunakan untuk dijadikan bahan batik, karena memang zaman sekarang orang mau memakai batik tetapi tidak dalam bahan formal seperti kerah dan kemeja, melainkan kaos batik, tapi hal ini tidak kalah keren kok.

KAIN SUTRA

Bahan Pembuatan Batik
Kain Sutra

Yang terakhir ini adalah kain sutera, bahan batik dari sutera ini adalah yang paling mahal dari semua bahan pembuatan batik. Banyak sekali jenis batik yang sangat berkualitas yang bahannya terasa sangan nyaman dan terkesan lebih mewah dibandingkan dengan batik yang biasanya, batik seperti ini biasanya terbuat dari bahan sutra.

Batik jenis ini digunakan dalam acara formal seperti pesta atau kerja saat peresentasi. Hasil yang diberikan dengan batik menggunakan kain sutera akan terlihat mengkilap, saat disentuk sangat lembut, dan yang paling penting adalah terlihat elegan.

JENIS BATIK INDOENSIA DAN BERDASARKAN TEKNIK PEMBUATANNYA

Waktu batik dahulu dibuat dengan cara yang sangat tradisional yang memakan waktu yang sangat lama. Kini proses pembuatan lebih mudah dan cepat karena perkembangan zaman, dan pembuatanya semakin variatif.

Bahkan batik saat ini dapat membuat dalam jumlah banyak sekaligus dan tidak memerlukan waktu tidak lama.

Berikut ini adalah tiga jenis batik berdasarkan teknik pembuatannya adalah :

BATIK TULIS

Jenis Batik
Batik Tulis

Batik tulis ini adalah batik yang pertama kali di ada di Indonesia. Batik tulis ini juga adalah cara pertama dalam pembuatan batik. Dengan cara di tulis ini sangat memakan waktu yang lama sekali.

Untuk membuat 1 bahan batik saja bisa sampai berbulan-bulan pengerjaan. Proses batik tulis ini adalah membutuhkan perlengkapan yang bernama canting alat khusus membatik tulis, lilin cair, dan pemanas

Karena batik ini adalah tulisan tangan dari pengerajin, maka batik yang dihasilkan tidak akan pernah sama satu sama lain, pasti akan mempunyai nuansa batik yang berebeda-beda. Dengan penggunaan lilin yang berkualitas tinggi membuat motof batik tampak lebih jelas pada kedua sisi kain.

Untuk membuat batik tulis ini bisa dengan 3 bahan kain, dan 3 kain ini juga yang paling sering digunakan. Harga yang ditawarkan pastinya juga akan sangat mahal, dari pembuatan yang lama dan bahan yang digunakan juga mahal. Tetapi kualitas yang akan kamu dapat akan sesuai dengan harganya juga.

BATIK CAP

Jenis Batik
Batik Cap

Untuk batik cap dalam pembuatannya ini tidak memakan waktu yang lama seperti dengan batik tulis. Sebab tekni ini tidak menggunakan canting yang seperti dijelaskan diatas tadi. Peralatana yang butuhkan dalam membuat batik cap adalah antara lain alat cap batik, kain polos, dan pemanas.

Karena setiap alat cap sudah memiliki pola untuk motifnya, setiap capnya khusus. Jadi pengerjaan batik cap adalah hanya pengulangan pola batik tertentu.

Untuk ukuran pada batik cap ini akan lebih besar jika dibandingkan dengan jenis batik tulis, pola motoifnya pun demikian. Untuk bahan kain yang digunakan batik cap adalah antara bahan kain sutra dan kain mori.

BATIK PRINTING

Jenis Batik
Batik Pringting

Batik yang satu ini adalah dibuat dengan cara disablon. Jadi sama sekali tidak membutuhkan lilin cair, canting, dan alat pemanas sama sekali tidak. Dari ketiga batik yang dibahas, batik printing adalah yang paling murah, semua itu dilihtan dari cara pembutanya.

Proses pembuatan batik printing ini adalah diawali dengan memilih batik motif yang sudah ada, tinggal pilih model modern atau tradisional. Kemudian motif batik yang sudah dipilih tadi langsung dicetak dalam bentuk film sablon, supaya nantinya mudah diprint pada kain.

Teknik ini menghasilkan motif batik yang hanya pada satu sisi saja. Tidak seperti tenik lain diatas seperti batik tulis. Batik printing ini kebanyakan orang menggunakan bahan yang paling murah yaitu adalah katun, karena harga jual batik ini juga yang paling murah daripada yang lain.

Karean itu jarang sekali batik ini menggunakan bahan yang mahal seperti kain sutera atau kain mori. Selain itu batik printing ini juga biasanya mencontoh motif batik yang sudah pernah ada.

Motif Batik Tujuh Rupa (Pekalongan)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Tujuh RUpa

Motif batik ini adalah berasal dari Pekalongan. Batik utjuh rupa ini juga sangat kental dengan nuansa alam. Pada dasarnya batik Pekalongan ini memperlihatkan bentuk motif yang bergambar hewan atau bergambar tumbuhan.

Motif daripada batik ini adalah dulu diambil dari banyak campuran kebudayaan juga budaya cina. Karena memang dulunya Pekalongan adalah tempat dimana negara-negara luar ataupun pedagang transit. Hal ini yang membuat akulturasi motif batik pekalongan khas dengan alamnya.

Terlebih lagi khususnya motif buketan, motif terang bulan, motif semen, motof pisang bali, motif jlamprang, dan terkahir adalah motif lung-lungan.

Motif Batik Sogan (Solo)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Sogan

Kamu tahu kan pasti motif batik Solo ini, warna batik ini didiminasi oleh warna coklat muda, juga memiliki motf yang sangat khas seperti bunga. Dengan motif yang titik dan lengkungan garis. Motif ini sudah sejak zaman dulu, beberapa abad lalu.

Dan juga zaman dulu batik ini hanya boleh dikenkan oleh orang-orang ternama saja seperti raja-raja, sultan di Solo, dan Keraton. Tapi pada saat ini zaman sudah maju tidak ada istilah raja, pangeran, atau sultan di Indonesia, semua orang berhak memakai baju batik dengan motif Sogan.

Motif Batik Gentongan (Madura)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Gentongan

Batik yang berasal dari Madura ini sangat berbeda dengan motif batik pada biasanya. Karena motif yang digunakan batik ini adalah sebuah tanaman abstrak yang sederhana kamus.

Batik gentong ini sendiri adalah diambil dari gentong, yaitu gerabah yang dipakai sebagai wadah untuk mencelup kain batik pada cairan warna.

Motif Batik Mega Mendung (Cirebon)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Mega Mendung

Motif batik Mega Mendung ini memang terlihat sangat sederhana, tetapi batik ini memebrikan kesan yang cukup mewah juga. Batik ini juga sangat cocok untuk dipakai laki atapun perempuan.

Motif ini seperti awan di langit uang sedang mendung tetapi berwarna cerah.

Motif Batik Keraton (Yogyakarta)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Kraton

Siapa sih yang ga tau dengan batik Keraton Yogyakarta, banyak sekali orang yang pulang dari Yogyakarta langsung membawa batik. Jadi batik Keraton Yogyakarta ini berasal dari budaya jawa yang sangat dengan kesultanan dan kekeratonanya. Motif batik ini sangat melambangkan kebijaksaan dan kharisma raja-raja di Jawa.

Seperti pada batik pada lainya dulu batik hanya boleh dikenakan oleh orang-orang kerajaan, tapi sekarang batik ini bisa dipakai oleh siapapun. Motif Keraton yang paling terkenal ini adalah sayap burung dan bunga yang simetris, atau juga dikenal sebagai motif Sawat Lar. Motif ini paling banyak digunakan oleh orang Indoneisa dan luar negeri.

Motif Batik Simbut (Banten)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Simbut

Motif selanjutnya adalah batik Simbut yang batik ini menyerupai salah satu daun yang terkelas di Indonesia, daun talas. Motif batik ini sangat lah simpel karena hanya terlihat seperti merapihkan satu jenis saja. Motif ini juga berasal dari Sunda dimana terdapat suku badui yang sangat kental dengan peradaban lama.

Tetapi berjalanya waktu suku badui tadi mulai menerima moderenitas dan mengembangkan batik ini di dearah lain yang ada di Banten, maka dari itulah batik ini dikenal sebagai batik Banten.

Motif Parang (Pulau Jawa)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Parang Jawa

Motif parang ini berasal dari kata pereng atau miring, berbentuk huruf “S” tetapi sedikit miring berombak keatas memanjang. Jenis batik ini sangat terkenal karena jenis ini sangat tersebar luas di seluruh Jawa. Yang membedakan asal batik ini hanyalah nama yang digunakan.

Sama-sama menggunakan kata parang tapi ditambah dengan kata lain seperti yang ada di jogja adalah, batik Parang Barong, di Jawa Tengah batik Slobog, lain-lainya.

Motif Kawung (Jawa Tengah)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Kawung

Motif Batik Kawung adalah berasal dari jawa tengah, jika kamu lihat kamu pasti akan tahu dari mana insiprasi motif tersebut. Jika kamu masih belum tahu, motif ini adalah buah kolang kaling yang disusun empat sisi dan berbentuk lonjong. Awalnya motif ini bersal dari Jogjakarta dan Jawa Tengah.

Yang membedakan mana Jogja dan Jateng adalah pada hiasan dan nama panggilanya sajadari segi motif pada dasarnya sama. Jenis batik ini juga paling sering dipakai oleh masyarakat Indonesia.

Motif Pring Sedapur (Magetan)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Pring Sedapur

Motif daripada batik ini adalah bambu, makanya sering disebut batik Pring Sedapur, sangat indah walaupun terlihat sederhana, jika dilihat juga sangat simpel tetapi tetap terlihat elegan. Batik ini memiliki filosofi tersendiri.

Yang dimana bambu bermakna, keteduhan, kerukunan, dan ketentraman. Tidak hanya itu saja orang Jawa juga juga memiliki filosofi yang lebih dalam lagi terhadap bambu, yaitu adalah bagaiamanapun yang ada dalam diri kita harus bermanfaat untuk orang lain, dari awal hidup sampai meninggal nantinya.

Motif Priyangan (Tasik)

Motif Batik Tradisonal
Batik Motif Priyangan

Motif batik ini adalah dari Priyangan yang memiliki bentuk motif berupa tumbuhan. Bedanya dengan batik lain adalah tumbuhan yang digambar disusun simetris dan rapih, sehingga batik ini menjadi terlihat elegan dari tasik.

Baik dari segi corak wanrna dan kerapihan batik ini mempunyi warna yang terang tetapi kalem dan tidak mencolok. Jadi batik denga motif Priyangain ini pantas dipakai saat dalam suasana acara apa saja.

 

Leave a Comment